NEWS & EVENT


Bingung Kenapa Milenial Sulit Beli Rumah? Ini Alasannya

Bingung Kenapa Milenial Sulit Beli Rumah? Ini Alasannya

Generasi milenial lebih banyak dibicarakan ketimbang generasi sebelumnya seperti baby boomers atau generasi X. Mengapa? Lantaran generasi ini memiliki karakteristik berbeda ketimbang generasi sebelumnya, selain itu, pola finansialnya pun berbeda. Salah satu yang mencolok adalah kemampuan membeli rumah pertama.

Baca juga: Penterasi Pasar, Harvest City Incar Pasar Komunitas Mobil

Kalau membandingkan dengan generasi baby boomers atau generasi X, kemampuan untuk membeli rumah pertama generasi milenials menurun secara signifikan. Menurut penelitian dari Urban Institute, kepemilikan rumah pada generasi baby boomers berada di angka 45% sedangkan generasi X berada di angka 45.4%, cukup tinggi bila dibandingkan dengan milenial yang hanya berada di angka 37%.

Apa yang membuat milenial sulit membeli rumah?

Sesungguhnya situasi finansial bukan alasan utama para milenial sulit memiliki rumah, namun yang mempengaruhi adalah gaya hidup dan selebrasi seperti penikahan. Kaum milenial kadang terbelenggu dalam obsesi memiliki menghabiskan dana untuk pernikahan ala instagramer yang mewah dan edgy, ketimbang menambung untuk uang muka kepemilikan rumah.

Baca juga: Gandeng Komunitas, Pengembang Properti Incar Konsumen Baru

Faktor lainnya adalah gaya hidup, dalam setahun, rata-rata generasi milenial mengadakan liburan ke destinasi lokal 5-10 kali, dan 3 kali ke destinasi luar negeri. Belum lagi tiap hari bolak-balik mal, cafe, dan restaurant untuk berbelanja, makan, atau sekadar ngopi. Lalu hasrat untuk memiliki mobil atau motor terbaru ikut-ikutan menghambat proses kepemilikan rumah. Padahal bila dihitung dari sisi investasi, tentu jauh lebih menguntungkan memiliki rumah ketimbang kendaraan bermotor yang nilainya terus tergerus tiap harinya.

Kemudian, alasan terakhir adalah biaya sewa properti. Milenial cenderung senang menyewa tempat tinggal di perkotaan yang memiliki nilai sewa besar, bisa dibilang sekitar 30% dari pendapatan perbulan mereka habis untuk membayar sewa tempat tinggal.

Baca juga: Harvest City Tawarkan Hunian Seharga Rp200 jutaan Hingga Gratis BPHTB

Pada akhirnya memiliki rumah kerap kali bukan terbentur oleh masalah finansial, namun kepada pola mengelola uang yang kurang tepat. Ini tentu bisa diakali dengan niat kuat dan pengaturan pengeluaran yang ketat. Jadi apakah generasi milenial ingin cepat memiliki rumah atau tidak, itu ada di tangan generasi milenial itu sendiri.